Tampilkan postingan dengan label Kamera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamera. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 April 2013

Tips Fotografi Makanan Sederhana

Tips Fotografi Makanan Sederhana

Tadi malam salah seorang sobat Dapur menanyakan ke saya tips-tips untuk memotret makanan. Saya bukan expert, tapi satu hal yang saya kuasai adalah mengumpulkan tips di Internet :D. Dan tentu saja mempraktekkannya. Berikut adalah tips-tips yang sudah saya kumpulkan.


Untuk cahaya, natural light is the best
Dari berbagai sumber, baik personal maupun website terkenal, menyarankan bahwa cahaya matahari adalah sumber cahaya terbaik untuk makanan yang ingin kamu foto :D. Tapi jangan taruh makanan kamu langsung dibawah terik matahari, karena bayangannya bisa hilang. Taruh makanan di sebuah ruangan yang disinari penuh oleh matahari melalui jendela, karena cahaya mataharinya berpendar ke seluruh ruangan, menciptakan bayangan yang soft. Jadi, lebih baik foto di pagi/siang hari selagi matahari masih bersahabat :D
Jangan pakai flash-light (Blitz)
Kamera tidak perlu canggih untuk punya flash-light, tapi terkadang kita terlalu bersemangat untuk fitur yang satu ini :D. Lebih baik jangan pakai flash-light, karena cahaya yg dihasilkan umumnya satu arah dan sangat terang, sehingga membentuk bayangan yang sangat jelas pada makanan kamu. Natural light still the best.
Cahaya masih kurang? Pakai properti yang memantulkan cahaya
Seperti misalnya serbet putih, taplak meja putih, atau benda berwarna terang lainnya. Di kantor kami ada sebuah papan plastik berwarna putih yang bisa kamu dapatkan di toko peralatan kantor. Kami sering bawa kemana-mana untuk foto makanan yang akan dijual di Sedapur. Kalau tidak salah kisaran harganya Rp 15-30rb, seperti ini tampilannya:


Jangan langsung puas dengan satu sudut pengambilan gambar
Kesempatan untuk berfoto biasanya hanya sebentar. Jika di restoran, kamu hanya punya waktu sedikit sebelum makanannya keburu dingin :P. Dan cahaya matahari tidak selamanya bersahabat. Maka segera ambil foto dari berbagai sudut, mulai dari tegak lurus, miring, sampai horizontal. Dikira-kira saja.
Foto makanan secara utuh, tidak terpotong
Seringkali kita melihat foto makanan yang difoto pada satu bagian saja, misalnya ketika memotret makanan diatas piring, hanya separuh piring saja yang diambil.
Saran saya sebaiknya ambil foto secara menyeluruh. Karena jika kamu ingin memotret separuh piring saja, kamu bisa memotongnya dengan software foto editing seperti Picasa, Photoshop, Lightroom, dll. Sehingga ketika sewaktu-waktu kamu ingin mengambil bagian lain dari makanan tersebut, kamu tidak harus memotret ulang kembali :D.
Jika masih ada biaya, beli tripod kecil/sederhana
Foto yang diambil pada ruangan yang kurang disinari cahaya akan seringkali terlihat kabur (blurry). Tangan kita seringkali gemetar ketika harus memegang kamera dan menekan shutter di saat yang bersamaan. Tripod berfungsi untuk mengatasai masalah-masalah ini.
Bonus: Memotret proses memasak makanan untuk resep DapurMasak
Di website DapurMasak sobat Dapur bisa memperoleh resep-resep yang disertai foto cara pembuatan makanannya. Bagaimana cara mereka melakukan fotonya? Berikut tips-tipsnya:
  • Tulis dahulu langkah-langkah memasak kamu, klik “Create Recipe” dan tulis langkah-langkah memasaknya tanpa disertai gambar. Kemudian klik “Save as Draft” untuk menyimpan resepmu. Langkah ini membantumu untuk menentukan step-step apa yang harus dipotret nantinya :)
  • Minta bantuan seseorang untuk memotret, kamu tentunya tidak ingin mengotori perangkat memotretmu dengan bahan-bahan masakan :D.
  • Berhenti memasak sesaat untuk pengambilan foto, jangan memotret ketika tangan sedang menguleg sambal. Selain bahannya tertutup cobek, tanganmu akan terlihat blur di kamera. Berhenti sejenak sambil tangan memegang cobek dan ambil foto.
  • Jangan pakai blitz (flash-light), sekali lagi jangan pakai blitz. Apalagi ketika di kompor, karena bayangan panci/wajan akan memantul ke tembok.

10 Trik Memotret Makanan Lebih Menggiurkan

Hai semua :) posting lagi nih, sekarang posting tentang materi yang baru dari guru ku nih. Minggu depan aku dan kelompok ku di suruh buat photography food. Bingung ya awalnya kudu gimmana nih aku dapet tips-tipsnya dari google dan aku share di blog aku , semoga bermanfaat untuk yan baca ya :) 

SELAIN menyenangkan, fotografer makanan merupakan profesi yang penuh tantangan. Sebab, tidak mudah untuk membuat makanan terlihat memikat selera saat dijepret kamera.

Jika tertarik menggeluti profesi ini, tidak ada salahnya mengintip 10 tip menjadikan makanan yang Anda jepret terlihat lebih lezat dan memanjakan mata, seperti diulas Photoble.
1. Pilih latar belakang kontras
Pastikan warna makanan dan latar belakang terlihat kontras. Sebagai contoh, jangan letakkan stroberi di atas mangkuk berwarna merah yang menjadikan warna stroberi tidak terlihat. Untuk aman, pilih latar belakang berwarna putih polos.


2. Atur white balance
Atur white balance pada kamera ketika Anda siap menjepret makanan. Daging, seharusnya difoto dalam suasana yang hangat. Sebaliknya, daging akan tampak pucat jika Anda menggunakan lampu pendar kebiruan.


3. Pencahayaan alami
Pertimbangkan untuk mengambil gambar menu tidak jauh dari jendela, saat pemotretan tengah hari. Pencahayaan alami selalu berhasil membuat makanan tampak memikat.


4. Tripod
Kebanyakan pemotretan makanan dilakukan di dalam ruangan, yang kita tahu pencahayaannya semakin minim. Untuk mencegah kamera berpindah posisi atau goyang, gunakanlah tripod.


5. Detail kecil
Jangan menyepelekan detail kecil. Pastikan Anda menggunakan taplak atau alas makan yang bersih agar foto terlihat sempurna.


6. Memotret dari dekat
Ketimbang melulu mengambil gambar makanan dari atas piring, mengapa tidak mencoba mengambil gambar makanan dari dekat? Dari dekat, Anda dapat memperlihatkan tekstur dan detail makanan secara lebih baik, menjadikannya lebih menggiurkan.


7. Potong, potong, dan potong
Dengan makanan, Anda dapat melakukan apa saja agar foto terlihat lebih bagus. Jangan lupa untuk memotong bagian tengah kue untuk memperlihatkan isi dalam kue di setiap lapisannya.


8. Dari segala sudut pandang
Pertimbangkan untuk mengambil foto dari berbagai sudut pandang; atas, samping, ataupun bawah. Komposisi yang berbeda-beda memberikan Anda pilihan foto yang terbaik.


9. Properti
Jangan pernah takut untuk mengisi kekosongan gambar dengan properti yang Anda miliki. Dalam foto pancake, tidak ada salahnya menambahkan 1 gelas jus jeruk dengan hiasan di atasnya. Atau, butiran meses di sekitar foto pancake. Pastikan properti tidak berlebihan dan terkesan mengganggu.


10. Tipuan kamera
Jika perlu, lakukan tipuan kamera pada makanan yang akan Anda foto. Gunakan minyak sayur untuk membuat makanan tampak basah, atau jika ingin membuat efek telur matang dengan asap hangat yang keluar dari potongan telur, masukkan kapas yang telah dibasahi ke dalam microwave lalu foto bersama telur. Atau bikin es krim tampak menggiurkan dari kentang tumbuk.


sumber : http://www.okefood.com/